MBAY, KOMPAS.com - Korban gigitan anjing rabies di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, berobat ke luar daerah, karena stok VAR di dinas kesehatan setempat kosong sejak bulan Juni 2011 lalu.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Nagekeo, Martha NR Lamanepa, mengatakan hal itu, Senin (12/9/2011) di Mbay.
"Untuk sementara ini sambil menunggu VAR, kalau ada warga yang terkena gigitan anjing akan dirujuk ke RSUD Bajawa, maupun RSUD Ende," kata Martha.
Menurut Martha, stok VAR yang kosong sejak Juni 2011 karena proses tender yang relatif lama. Rumitnya proses tender pemenang baru ditetapkan hari Sabtu (10/9/2011) pekan lalu.
"Namun kami sudah meminta pada kontraktor agar pengadaan obat-obatan dan vaksin diprioritaskan dulu untuk VAR (1.600 vial) . Diperkirakan bulan Oktober (2011) VAR sudah ada," kata Martha.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang